Ini Harapan Yustinus Kadis Dikbud Sintang Usai Upacara Hardiknas 2024

Dinas KBP3A Sintang Gelar Rakor Untuk Lindungi Perempuan dan Anak
25/04/2024

Sintang-www.beritasintang.com-Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 di Lapangan Kodim 1205 Sintang pada Kamis, 2 Mei 2024.

Yustinus Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang usai pelaksanaan upacara menyampaikan tema Hardiknas Tahun 2024 yang diusung adalah “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”.

“maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang akan terus mendukung kurikulum merdeka belajar ini dengan bergerak bersama semua stakeholder yang ada” terang Yustinus

“Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar ini merupakan arahan dan kebijakan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk memajukan dunia Pendidikan di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Sintang. Kita terus mendorong guru dan sekolah penggerak agar terus melanjutkan bahkan melakukan inovasi untuk memperkuat kurikulum merdeka belajar di tempat mengajarnya masing-masing” terang Yustinus

“jadi saat ini, ada istilah sekolah merdeka, guru merdeka, siswa merdeka. Guru penggerak wajib mengaktualisasikan kurikulum merdeka belajar ini dalam praktek di sekolah. Sehingga ke depan kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Sintang akan semakin baik” terang Yustinus

“kita mendukung guru-guru untuk berinovasi dalam dunia pendidikan dengan tetap mengekspresikan merdeka belajar ini. Hari ini ada 6 guru yang telah melakukan inovasi dalam pembelajaran sehingga mereka mendapatkan prestasi dan penghargaan di tingkat Provinsi Kalbar dan nasional. Dan kemudian juga dari Bupati Sintang. Kami mendukung dan mendorong guru-guru untuk terus berinovasi” terang Yustinus

“kita juga sedang terus membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang dengan cara meningkatkan rata-rata lama belajar di sekolah. Caranya dengan mengembalikan anak tidak sekolah dan dewasa tidak sekolah ke sekolah formal dan non formal. Sehingga ke depan, di Kabupaten Sintang tingkat IPM kita bisa naik lagi” terang Yustinus

“pengembalian ATS dan DTS ini, kita tahun ini mulai dari Kecamatan Sintang. ATS dan DTS yang menyatakan kesediaannya kembali ke satuan pendidikan formal sebanyak 2  orang dan yang akan kembali ke Pendidikan Non Formal sebanyak 63 orang. Kita akan bekerjasama dengan kelurahan dan desa soal data ATS kita dorong ke skeolah formal dan DTS ini untuk kita dorong ke sekolah non formal seperti Sanggar Kegiatan Belajar” tambah Yustinus

“program pengembalian ATS dan DTS ke pendidikan formal dan non formal ini ke depan akan menjangkau semua kecamatan. Semua untuk meningkatkan IDM Kabupaten Sintang. data ATS dan DTS di desa-desa nanti, akan sangat tergantung pada Camat dan Kadesnya masing-masing”tutup Yustinus

 

Comments are closed.